When Alien meet her sister


Ada banyak kisah tentang pertemuan dan munculnya seseorang dalam kehidupan kita. Ada seseorang yang muncul membawa hikmah, ada yang sekejap datang namun terpatri dalam ingatan, ada yang merubah kehidupan kita selanjutnya, ada yang membawa aura bahagia, ada juga yang cuma numpang lewat sebentar hanya untuk menabur seonggok kerikil tajam. Tidak ada kebetulan, karena semua sudah ditakdirkan. Semua orang yang ada dalam kehidupan kita adalah kiriman Allah. Jadi ketika di usia yang sudah banyak begini masih diberi satu lagi tambahan orang yang masuk ke hati, bukankah ini rejeki? Baik bener Allah ini ya 😍. 

Kedekatan kami berawal dari sapaan di wall facebook:

“hey jeng…apa kabar?”. 

(By the way, nama saya bukan Ajeng πŸ‘»). 

Saat itu dia yang saya beri label “temannya Icha” tiba2 colek2 di facebook saya 😝. Dua ingatan yang kembali masuk dalam benak saya; Vivi yang dulu jadi mbakyu Malang, dan pernah ikut audisi penyiar liputan 6. Bukannya saya stalking lho ya, tapi saya beberapa kali mendapat berita tentang Vivita dari Icha πŸ˜‚βœŒοΈ. 

Jadi, jaman masih muda belia dulu, saya hanya beberapa kali saja bertemu dengan Vivita. Itupun sekilas-sekilas tanpa ada perbincangan intens atau apapun juga. Kami saling mengenal hanya karena dia teman satu gank tante saya, dan dulu waktu mudik ke Malang semasa kuliah, saya selalu nempel sama tante saya, si Icha. Jadilah kami beberapa kali bertemu hanya sekedar ber-hai-hai ria. 

Ternyata sapaan di wall facebook itu merubah hubungan kami. (Kok jadi kaya’ orang nemu jodoh gini ya kesannya 😝). Tidak disangka, dia tipe orang yang bisa diajak berbicara tentang betapa birunya langit dan hitamnya jelaga. Kami membahas tentang rumput dan kamboja selama seminggu lebih. Pembahasan kami berputar pada apa yang dilakukan rumput, ke mana rumput pergi, angin mana yang membelokkan arahnya ke kanan dan ke kiri, dan hal-hal semacam itu πŸ˜‚ πŸ˜‚ πŸ˜‚. 

Saya yang sering merasa seperti alien dan sudah hampir memutuskan ngobrol sama tembok aja daripada susah mencari orang yang paham, girang gak karuan 😍. Sesekali peringatan tentang kaos kaki juga disampaikan dan beberapa hal yang dalam ajaran agama kami boleh dan tidak boleh dilakukan. Satu menyukai tema sabicik, satunya lagi menganggap keren tema rustic. Yg satu insha Allah sudah dalam tahap “aku dengar dan aku taat”, satunya lagi masih tahap “kayak pernah dengar, boleh nggak nawar”. Satunya jelas orang salaf, satunya banyak memakai rujukan ulama NU meskipun pake doa iftitahnya Muhamadiyah. Masih dalam proses pencarian 😁✌️. Tapi kabar baiknya, tidak ada judging berlebihan. Kami paham bahwa itu hanya perbedaan mau naik angkot warna apa. Arah tujuan kami tetap sama. Kami tetap saling menyayangi dan bergandengan tangan, bahkan rindu kalo lama nggak colek2an. *meeooonggg 

Kadang kita “ngerasani” artis Korea, kadang juga sok-sok jadi pengamat politik, mencoba merasionalisasi kebijakan pejabat tinggi yang entah mendapat ilham darimana. Lucunya, sampai-sampai posisi mesin cuci di Jakarta sana aja saya tau lho tempatnya di sebelah mana wkwkwwk πŸ˜†. We just “click” in so many things (kecuali hidung πŸ‘»). Ada banyak kejadian yang sama2 pernah kami kecap meskipun dalam segi tokoh, alur cerita dan setting tempat sangatlah kontras. Kami terlihat sangat berbeda namun deep inside, kami menemukan banyak kesamaan. Seringkali dia paham yang terjadi, yang saya rasakan, bahkan tanpa saya jelaskan. Bukan hanya satu atau dua kali, tapi sering! Padahal dia di Jakarta, saya di Samarinda. Sounds spooky right? πŸ˜…. 

If soulmate already exist, I think maybe she’s my one. So if you see yourself inside someone, maybe you’re lucky. Just like me. Maybe It could be “your one”.  #kimikimyaquotes 

By the way Vivitaaa, kapan kita krimbat? Nice to see you last night πŸ˜™πŸ˜™πŸ˜™.

Iklan

6 respons untuk β€˜When Alien meet her sister’

  1. Hooo, jadi jaman ndisik memang udah pernah ketemu to, meski hanya ber hai ria? Tak kiro kemarin itu menjadi pertemuan pertama kalianπŸ˜…

    Ceritane kurang dowoooo. Lagi lagi lagi *hlohπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    Disukai oleh 2 orang

  2. Haha aku moco 2 malam yll ambe’ mesem2 dewe pas kate turu, macam wong sg mari di sms pacare ” good night and have a good sleep baby” πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ BEST LULLABY EVER! Otakku langsung muter2 cari perpustakaan kata untuk bercerita juga.

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s