Taman Pintar Yogyakarta

Sebelumnya kita nggak pernah tau ada wahana seperti ini di Jogja. Kita taunya malah dari penjual bakmi super enak di dekat Tugu Jogja di hari ke-tiga. Berbekal informasi dari si bulek gaul itu di hari ke-empat kita pesan go-car dengan tarif Rp.12.000,- dari hotel. Eh iya, sebut saya kudet. Tapi memang aplikasi go-jek baru saya instal disini sih, dan seneng banget karena tarifnya murah πŸ˜‚πŸ™ˆ.

Saya kira disana pasti sepi karena ini bukan musim liburan. Ternyata lokasi masih ramai karena ada beberapa rombongan dari sekolah-sekolah. Mulai dari anak-anak TK sampai abege puber yang ketika papasan bau asem hihihi…

Nyampe di loket penjualan tiket saya seneng dong, karena ternyata harga tiket masuknya jauh lebih murah dari wahana edukatif yang pernah kita kunjungi di Malang. Harga bisa dilihat di gambar bawah ya ⬇️

Masuk di gedung oval yang nyambung dengan gedung kotak, kita lewat aquarium yang ikannya besar-besar. Aquariumnya nggak terlalu panjang sih tapi melingkar di atas. Ya karena belum pernah ke Sea World, jadi liat yang gitu aja si Neal udah jejeritan girang. Padahal cuma liat Patin sama Lele doang πŸ˜„.

Tambah heboh lagi pas dia disambut robot Dino yang bisa mangap-mangap.

Neal memang lumayan tertarik sama si Dino. Ceritanya tentang Dinosaurus bisa dibaca di sini ⬇️

https://kimikimya.wordpress.com/2017/08/25/super-t-rex-mencegah-kebakaran-hutan/?share=press-this&nb=1

Di dalam lumayan seru, ada pengenalan anggota tubuh manusia, simulasi tulang rangka, hologram, generator, listrik, medan magnet, gaya, robot, dll. Untuk anak seusia Azky sudah lumayan paham, di setiap spot dia selalu baca instruksi dan keterangan. Kalau si adek cuma ribut kesana-kemari nyoba ini itu sambil teriak-teriak manggil kakaknya πŸ˜„.

Di penghujung ruang kotak, ada alat musik gamelan, pengunjung dipersilahkan mencoba ⬇️

Selanjutnya masuk ke studio planetarium. Bukan planetarium betulan sih, semacam bioskop gitu aja. Ada dua film tentang galaksi dan kroninya dengan durasi sekitar 30 menit. Kita pengunjung pertama yang masuk ya, jadi dengan norak-norak bergembira minta fotoin sama penjaganya πŸ˜‚πŸ€£.

Anak kicik satunya penasaran, ada apakah dibawah proyektor? Setelah diintip ternyata cuma mesin. Misteri terjawab sudah πŸ˜… ⬇️

Penampakan satelit dari luar angkasa ⬇️

Setelah pertunjukan planetarium, Neal pindah ke tempat pembuatan gerabah. Bayangan saya ada yang ngajarinlah minimal (tiba-tiba ingat sama film Ghost-nya Demi MooreπŸ˜‚). Tapi ternyata bentuk yang dibikin benar-benar ‘suka-suka’. Mereka hanya menyediakan bahan baku saja, semacam plastisin tapi coklat. Diremas-remas, dibentuk bulat, dipanjang-panjangin, warna coklat. Kok jadi mbayangin…. Aduh jadi salah fokus, intinya melatih motorik halus anak deh 🀣

Next time kalau kesini lagi kita coba yang melukis gerabah aja deh, penampakannya lebih bagus sepertinya πŸ˜….

Lanjut ke tempat membatik request si kakak. Awalnya ibunya mau sok ngajarin, dia bilang, “Udahlah buk, ibuk ini nggak ngerti maksudku…”. Pas udah jadi ternyata penampakannya seperti Sasirangan, batik khas Kalimantan Selatan. Lima tahun tinggal di pulau Kalimantan ternyata membekas ya kak πŸ˜„.

Kesan dari anak-anak ketika sudah dalam perjalanan balik ke hotel: mau main kesini lagi 😊.

*tamanpintaryogyakarta *wisataedukatifjogja *yogyakarta

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s